Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal, Deden Rusmanto, mengungkapkan bahwa jumlah peserta mencapai 150 anak. Jumlah tersebut melebihi kuota awal yang hanya disiapkan untuk 130 anak.
“Insyaallah, sisanya tetap akan kami akomodasi dengan mengatur jadwal bersama dokter yang bertugas,” jelas Deden.
Ia juga menuturkan bahwa pelaksanaan khitanan massal ini melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cilegon melalui Baznas, serta dukungan empat klinik yang menyediakan tenaga medis dan obat-obatan. “Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa lebih banyak lagi melalui dukungan Baznas. Semoga sinergi ini terus terjaga demi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” pungkasnya.
BACA JUGA: Wali Kota Cilegon Bongkar Fakta, Tepis Kekhawatiran DPRD soal Pinjaman Daerah






