Kronologi
Mengenai tudingan lambatnya respons perawat, Rosario menjelaskan bahwa petugas saat itu sedang berusaha menghubungi dokter jaga setelah memeriksa kondisi pasien. Namun, ketika dokter tiba di ruangan, kondisi pasien sudah kritis dan tak tertolong.
“Pasien dinyatakan meninggal pada pukul 04.38 WIB tanggal 31 Mei 2024,” jelas Rosario.
Ia menambahkan, hingga saat ini, keluarga pasien belum pernah menyampaikan laporan resmi kepada pihak rumah sakit mengenai dugaan kelalaian tersebut. Baru setelah video viral di media sosial, pihak RS mengetahui adanya keluhan tersebut.
“Terkait hal ini, pihak RSUP Adam Malik telah melakukan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan demikian, adanya unggahan viral tersebut, langsung menuai reaksi beragam di media sosial. Banyak pengguna TikTok dan warganet yang menyampaikan empati serta dorongan moral kepada keluarga korban. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Namun, di sisi lain, ada pula warganet yang mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam menyebarkan informasi sebelum mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit.
BACA JUGA: Buktikan Tata Kelola Transparan, PT PII Sabet Penghargaan KIP 2025
Kasus ini pun menjadi pengingat penting bagi dunia kesehatan, bahwa selain aspek medis, respons cepat dan empati tenaga kesehatan menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.






