4 Alasan Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Layak Dibaca

  • Manipulasi Halus: Bagaimana sosok tersebut masuk ke kehidupannya dengan kedok perlindungan dan kasih sayang, yang perlahan berubah menjadi kontrol yang menyesakkan.

  • Kehilangan Jati Diri: Perasaan terisolasi dan ketakutan yang ia rasakan selama bertahun-tahun, hingga ia merasa tidak memiliki suara atas hidupnya sendiri.

  • Trauma yang Membekas: Dampak psikologis jangka panjang yang harus ia sembuhkan melalui proses healing yang sangat berat.

3. Suara untuk Mereka yang Terbungkam

Alasan utama Aurelie merilis Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth bukanlah untuk mencari simpati, melainkan untuk memberikan peringatan. Ia ingin meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya grooming yang seringkali tidak disadari oleh korban maupun orang tua.

Aurelie ingin menunjukkan bahwa meskipun masa muda seseorang mungkin “dicuri”, masa depan tetap bisa diperjuangkan. Buku ini menjadi simbol kemenangan Aurelie atas trauma masa lalunya.

4. Transformasi dari Korban Menjadi Penyintas (Survivor)

Buku ini memperlihatkan sisi lain Aurelie yang jauh dari gemerlap lampu kamera. Kita diajak melihat perjalanannya mencari bantuan, berdamai dengan masa lalu, dan akhirnya berani berbicara di depan publik.

BACA JUGA: Pengguna Pay Later Tembus 31 Juta, Utang BNPL Capai Segini

Respons netizen pun beragam, mulai dari rasa terkejut hingga dukungan luar biasa. Banyak yang memuji keberaniannya karena telah menyuarakan isu yang selama ini dianggap tabu, namun nyata terjadi di sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *