RUANGBICARA.co.id – Dunia usaha dan hukum Indonesia berduka. Kartini Muljadi, pendiri Tempo Scan Group dan salah satu pengusaha perempuan paling berpengaruh di Tanah Air, dikabarkan tutup usia pada Senin (20/10/2025) di usia 95 tahun.
Kabar kepergian sosok legendaris ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, dunia industri, hingga publik yang mengenal dedikasinya. Kartini dikenal sebagai figur visioner, pekerja keras, dan rendah hati yang menginspirasi banyak generasi.
BACA JUGA:Â ABB Bawa Teknologi Canggih GPAS ke Indonesia, Cegah Korsleting Sebelum Terjadi
Berita duka ini pertama kali diketahui dari unggahan Instagram Story Shalvynne Chang (@shalvynne), istri dari cucu Kartini, Richard Muljadi. Unggahan tersebut segera viral dan memicu gelombang belasungkawa dari berbagai tokoh nasional, pengusaha, hingga publik figur.
Banyak pihak mengenang Kartini bukan hanya sebagai sosok sukses di dunia bisnis, tetapi juga pembangun ekosistem hukum dan industri farmasi Indonesia.
Perjalanan Panjang
Perjalanan hidup Kartini Muljadi penuh inspirasi. Ia memulai kariernya sebagai hakim setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Namun, semangat eksplorasinya membuat ia beralih menjadi notaris dan pendiri firma hukum. Dari sanalah langkahnya mengarah ke dunia bisnis.
Keputusan besar datang ketika Kartini membangun Tempo Scan Group, perusahaan yang kini dikenal luas lewat produk-produk seperti Oskadon, Bodrex, Hemaviton, Marina, hingga My Baby. Berkat ketekunan dan visi jangka panjangnya, merek-merek itu menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Perempuan kelahiran 17 Mei 1930 ini meninggalkan empat anak — Sutjipto H. Muljadi, Dian M. Muljadi, Gunawan S. Muljadi, dan Handojo S. Muljadi — serta sepuluh cucu yang menjadi penerus nilai dan semangatnya.






