- Mengidentifikasi kebutuhan daerah berbasis hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD)
- Menyusun rencana kerja prioritas nasional
- Mengoordinasikan berbagai program pengembangan kapasitas agar selaras dengan kebijakan pusat
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengembangan kapasitas yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Komitmen Nyata Apkasi
Dukungan Apkasi terhadap inisiatif ini bukan tanpa dasar. Selama ini, organisasi tersebut telah aktif mendorong inovasi daerah melalui berbagai program, seperti Apkasi Otonomi Expo (AOE) yang menjadi ajang pertukaran ide dan praktik terbaik antar-daerah.
Selain itu, Apkasi juga mengembangkan Pusat Promosi dan Investasi Daerah (PPID) di Batam sebagai laboratorium pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam menyusun profil investasi dan menjalin kerja sama dengan investor global.
Sarman menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah sangat bergantung pada kekuatan kapasitas aparatur dan kelembagaan di tingkat lokal. Oleh karena itu, forum kemitraan ini diharapkan menjadi lembaga permanen dengan arah yang jelas.
BACA JUGA: 20 Rekomendasi Strategis Diserahkan Apkasi ke Mendagri
“Daerah yang kuat hanya dapat terwujud melalui penguatan kapasitas yang kolaboratif, terarah, dan berkelanjutan. Ini penting untuk mendorong kemajuan Indonesia dari pinggiran,” pungkasnya.






