RUANGBICARA.co.id, Jakarta – Hilangnya akun Instagram milik Ahmad Dhani sejak awal Mei 2026 masih menjadi sorotan publik. Tak hanya mempertanyakan penyebab akun tersebut lenyap, Dhani kini kembali mengungkit kasus lama yang melibatkan mantan istrinya, Maya Estianty.
Musisi yang juga dikenal sebagai anggota Dewa 19 itu sebelumnya mendatangi Bareskrim Polri guna mencari kejelasan terkait hilangnya akun media sosial pribadinya. Ia menduga, ada campur tangan pihak tertentu yang memiliki kekuatan untuk melakukan take down, bukan sekadar akibat laporan massal.
Dalam keterangannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026), Dhani mengaku heran karena akun Instagram miliknya tiba-tiba tidak dapat diakses selama lebih dari 48 jam.
BACA JUGA: Gebrakan Warkop DKI Reborn 2026: Obsesi Viral yang Mengocok Perut, Desta Resmi Jadi Kembaran Dono?
“Instagram saya dibekukan, dimatiin, bahasanya apa terserah deh, pokoknya tiba-tiba enggak ada aja,” ujar Ahmad Dhani.
Dhani menyebut kecurigaan tersebut muncul setelah berdiskusi dengan rekannya di Bareskrim yang memiliki latar belakang di bidang siber. Dari hasil pembicaraan itu, ia meyakini bahwa peristiwa ini bukan akibat mass report dari publik.
“Jadi bisa dipastikan yang terjadi adalah bukan mass report,” tegasnya.
Ia bahkan menyebut adanya sosok tertentu yang memiliki kekuatan untuk meminta pihak Instagram menurunkan akun miliknya. Namun, Dhani menegaskan bahwa pihak tersebut bukan berasal dari organisasi masyarakat.
Menurutnya, satu-satunya institusi yang secara resmi memiliki kewenangan adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika. Meski begitu, ia mengaku telah menelusuri kemungkinan tersebut dan tidak menemukan adanya instruksi resmi dari pemerintah.
“Karena yang bisa hanya Kementerian Kominfo yang bisa memerintahkan Instagram,” jelas Dhani.
Aktivitas Online Dialihkan
Selama proses pemulihan berlangsung, aktivitas digital Ahmad Dhani untuk sementara dialihkan melalui akun resmi Dewa 19. Ia juga masih menempuh jalur resmi untuk mengembalikan akun pribadinya.
Di sisi lain, Dhani menduga ada pihak yang merasa terganggu dengan konten-konten yang sebelumnya ia unggah. Ia menilai unggahan tersebut mengarah pada upaya pembuktian tertentu yang mungkin membuat pihak lain merasa terancam.
Di tengah polemik tersebut, Ahmad Dhani kembali memantik kontroversi dengan mengunggah berkas lama terkait laporan dugaan KDRT yang pernah dilayangkan oleh Maya Estianty pada 2007.
Dalam unggahannya, Dhani menuding laporan tersebut sebagai laporan palsu dan menyebut bahwa bukti yang muncul setahun kemudian menunjukkan adanya kejanggalan.
“INI SALAH SATU LAPORAN PALSU YANG DILAKUKAN OLEH MAYA ESTIANTY. Saat melapor ke polisi soal KDRT yg dilakukan Ahmad Dhani (2007), berbondong-bondong media menayangkan beritanya. Giliran keluar bukti hoax-nya (2008), media mingkem,” tulis Dhani.






