ABB Bawa Teknologi Canggih GPAS ke Indonesia, Cegah Korsleting Sebelum Terjadi

Teknologi GPAS

Sama seperti MCB (Miniature Circuit Breaker), perangkat GPAS buatan ABB dirancang untuk mendeteksi gangguan arus sejak dini dan secara otomatis memutus aliran listrik sebelum menimbulkan bahaya. Perangkat ini mampu mencegah kejutan listrik, mengurangi risiko kebakaran, serta memberikan perlindungan cepat dan akurat terhadap sistem instalasi.

Dilengkapi teknologi terbaru dan mengikuti standar keselamatan global tertinggi, GPAS menjadi solusi yang sangat dibutuhkan di tengah tingginya risiko kebakaran akibat korsleting.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, ABB dan Ditjen Gatrik meluncurkan kampanye edukasi nasional serta menggelar berbagai kegiatan seperti Expert Day yang diselenggarakan pada awal September di Jakarta. Acara ini mempertemukan para kontraktor, pengembang, dan profesional bangunan dari berbagai daerah untuk berdiskusi bersama para ahli dari bidang pemadam kebakaran, medis, dan teknik bangunan.

Selain itu, ABB juga aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan lapangan ke pabrik ABB di Bekasi, guna memperlihatkan langsung bagaimana teknologi GPAS bekerja dalam sistem kelistrikan modern.

Kolaborasi ABB dan Pemerintah Indonesia tidak hanya sebatas memperkenalkan produk, tetapi juga membangun budaya keselamatan listrik nasional. Melalui program edukasi, pelatihan teknis, hingga sosialisasi lintas sektor, inisiatif ini diharapkan dapat mengubah cara masyarakat memandang keamanan listrik di kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Di Depan Tumpukan Uang Korupsi CPO, Prabowo Ingatkan Jaksa dan Hakim Harus Punya Hati

Sinergi ini juga menandai komitmen ABB untuk mendukung visi Indonesia menuju masa depan yang aman dan berkelanjutan, di mana setiap bangunan dilindungi oleh sistem kelistrikan yang cerdas dan tangguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *