RUANGBICARA.co.id – Dalam upaya memperkuat ekosistem keterbukaan informasi publik di Indonesia, PT Teknologi Artifisial Indonesia atau AI Indonesia akan ikut serta dalam Pameran Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025. Acara ini akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 14–16 Oktober 2025.
Melalui keikutsertaannya, AI Indonesia menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung transparansi informasi publik melalui pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, perusahaan ini juga berupaya menghadirkan solusi digital yang mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas.
BACA JUGA: PLN Pamer Komitmen Transparansi di Pameran KIP 2025, Siap Buka Semua Informasi Publik
Tak hanya berpartisipasi, AI Indonesia juga akan membuka booth di area B.23 yang menampilkan produk-produk inovatif berbasis AI. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkenalkan berbagai teknologi yang mendukung efisiensi dan keterbukaan dalam penyebaran informasi publik.
Pameran KIP 2025 mengusung tema “Membangun Akses Informasi untuk Kemandirian Indonesia dan Berdaya Saing Global.” Sejalan dengan tema tersebut, AI Indonesia telah menyiapkan sejumlah sistem digital yang dirancang untuk mendukung keterbukaan informasi publik.
Berikut beberapa inovasi unggulan yang kemungkinan akan ditampilkan:
1. Dashboard Pemantauan Kinerja Pemerintah Daerah
Dengan teknologi big data dan visualisasi interaktif, AI Indonesia mengembangkan dashboard yang memungkinkan masyarakat dan pemangku kepentingan memantau kinerja instansi pemerintah daerah.
Selain itu, dashboard ini juga berfungsi sebagai alat bantu evaluasi dan pengambilan keputusan berbasis data.
2. Chatbot Layanan Publik Berbasis AI
Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi, AI Indonesia menghadirkan chatbot layanan publik yang aktif selama 24 jam. Chatbot ini mampu menjawab pertanyaan seputar layanan administrasi, kebijakan, serta proses pelaporan masyarakat secara cepat dan akurat.
3. Sistem e-Government Terintegrasi
Guna mewujudkan sistem informasi publik yang transparan, AI Indonesia juga bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintahan. Hasilnya, mereka berhasil mengembangkan portal layanan publik terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengakses data anggaran, program kerja, kebijakan daerah, hingga bantuan sosial secara real-time.






