Akibat Sering Mengamuk, Pemuda Asal Lebak Terpaksa Dirantai Selama Tiga Tahun

LebakSubki (25), seorang pemuda dari Kampung Bojong Girang, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengalami nasib sedih setelah terpaksa dirantai oleh keluarganya selama tiga tahun akibat sering mengamuk.

Orang tua Subki, Subekah, mengungkapkan bahwa keluarga mereka tidak punya pilihan selain merantai Subki karena perilaku agresifnya yang sering merusak barang di rumah. Kondisi Subki yang mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mulai terjadi pada tahun 2021 saat ia akan lulus dari salah satu SMK di Lebak.

“Jadi kurang lebih tiga tahunan mah ada, jadi parahnya seperti ini,” ujar Subekah di rumahnya pada Rabu, (17/1/2024).

Menurut Subekah, Subki awalnya adalah seorang siswa yang aktif dan cerdas selama masa sekolahnya. Namun, kondisinya mulai memburuk saat ia hendak lulus sekolah. Saat ini, Subki dirantai karena kebiasaannya merusak dan melempar barang.

“Jadi kalo dibuka rantainya, langsung lari kemana. Jadi Iyah takut ke tetangga kemana gitu,” ungkap Subekah.

Ketua RT, Nurhani, menyatakan bahwa keluarga merantai Subki karena sering membawa senjata tajam, seperti golok, yang membuat warga setempat khawatir. Subki seringkali merusak barang, bahkan terkadang membawa bedog saat sedang marah.

“Jadi sering ngerusak aja, kadang asbes dan bisa apa aja dipukuli sama dia. Bahkan suka bawa bedog [Golok] juga kalo lagi ngamuk gitu,” kata Nurhani.

Nurhani berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dapat memberikan perhatian terhadap kondisi Subki dan keluarganya. Mereka berharap bisa mendapatkan bantuan sosial dan dukungan lainnya. Meskipun Subki pernah dibawa ke rumah sakit oleh Kepala Desa, namun kurangnya biaya membuat proses pengobatan tidak dapat dilanjutkan.

“Pernah dibawa ke Rumah Sakit oleh dibantu oleh Kepala Desa, namun saat itu karena kurang biaya akhirnya tidak dilanjutkan. Jadi saat itu harus ada ongkos satu jutaan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *