Aksi Anarkis Kades Tuntut Masa Jabatan 27 Tahun dapat Kecaman Warganet

Jakarta – Massa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) kembali menggelar demonstrasi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (31/1/2024). Mereka menuntut agar DPR segera mengesahkan Revisi UU Desa yang mereka usulkan.

Dalam revisi tersebut, Apdesi mengajukan perubahan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun, dengan diemban selama 3 periode, sehingga total masa jabatan bisa mencapai 27 tahun. Tak hanya itu, Apdesi juga menuntut peningkatan alokasi anggaran desa hingga 10 persen dari APBN.

Namun, aksi demo ini tidak berjalan damai. Berdasarkan pengamatan di lapangan, massa aksi membakar sampah dan spanduk di depan gerbang gedung DPR. Beberapa demonstran juga terlihat melakukan pelemparan botol plastik, bambu, dan batu.

“Semua kita doakan, semoga ketua DPR semoga hatinya dibukakan, bahwa sesungguhnya yang hadir hari ini adalah masyarakat kecil dari desa, pemerintahan terkecil di desa,” kata Ketua Umum Apdesi, Surta Wijaya, Rabu (31/1/2024).

Baca juga: Meski Langgar Aturan, Kepala Desa Se-Indonesia Dukung Prabowo-Gibran

Sementara itu, warganet memberikan kecaman keras terhadap tindakan anarkis yang dilakukan oleh kepala desa yang tergabung dalam Apdesi. Banyak yang menganggap bahwa tuntutan untuk memperpanjang masa jabatan kepala desa hingga 27 tahun adalah tindakan yang tidak sesuai dengan keinginan rakyat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *