Aksi Massa KSPSI di Jakarta Untuk Tuntut Pembatalan UU Kesehatan dan Omnibuslaw

Jakarta -Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar aksi besar di kawasan Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pesona. Ribuan buruh berkumpul untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait UU Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Buruh berkumpul dan mulai menyampaikan tuntutan mereka.

Ditemui di sela-sela demonstrasi, Wakil Ketua Umum KSPSI, Ahmad Supriadi, mengungkapkan bahwa sekitar 5000 buruh dari berbagai pabrik di wilayah Jabodetabek berpartisipasi dalam aksi ini, termasuk dari Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, dan daerah lainnya.

“Estimasi 5000 massa. Kami bakal longmarch dari Gedung Sapta Pesona, Balai Kota, Sarinah, lalu ke titik awal lagi. Kami ingin MK membatalkan Omnibuslaw dan UU Kesehatan. Ini kami masih menanti teman-teman dari basis lain yang bakal bergabung,” ujarnya , Kamis (14/9/2023).

Baca Juga : Aksi Protes Buruh saat Laga Indonesia vs Argentina di SUGBK

Sejak pengesahan UU Cipta Kerja pada akhir tahun 2020, Ahmad menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan aksi protes sebanyak 23 kali. Menurutnya, kedua peraturan tersebut tidak mengedepankan kepentingan kaum pekerja. Oleh karena itu, ia mendesak Mahkamah Konstitusi untuk mengabulkan gugatan yang diajukan oleh elemen buruh terhadap kedua peraturan tersebut.

KSPSI berharap bahwa pada hari ini mereka bisa bertemu dengan perwakilan Mahkamah Konstitusi untuk membicarakan gugatan tersebut. “Kami sudah dapat sinyal dari sebut saja majelis hakim atau panitera yang akan menerima kami,” tambah Ahmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *