Aksi Protes Buruh saat Laga Indonesia vs Argentina di SUGBK

Jakarta – Laga Timnas Indonesia vs Argentina berlangsung seru dan bikin greget. Namun dibalik keseruan laga tersebut, ada saudara kita yang sedang memperjuangkan haknya dengan melayangkan poster aksi protes bertuliskan “MESSI, TELL STOP DOING WAGE THEFT,” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, (19/6/2023).

Aksi protes itu datang dari serikat Buruh yang tergabung dalam Koalisi Clean Clothes Campaign (CCC).

Mereka beranggapan Adidas dan subkontraknya, PT Panarub Industry yang menjadi mitra produksi di Indonesia telah melakukan perampasan hak buruh melalui tindakan pemotongan upah pekerja, pemberhentian ribuan pekerja secara sepihak, dan pemaksaan pengambilan cuti tahunan.

Hal itu diungkapkan Dian Septi Trisnanti Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI) dalam keterangan yang diterima bahwa para pekerja PT Panarub Industry rata-rata kehilangan gaji sebesar Rp800.000 hingga Rp1.300.000 pada dua periode tersebut.

“PT Panarub telah memotong upah buruh pada Juni-September 2020 dengan rata-rata pemotongan upah sebesar Rp800.000 hingga Rp1.300.000,” ungkap Dian saat dihubungi RuangBicara, Selasa (20/6/2023).

Keterangan selanjutnya, ia menilai pihak PT Panarub terus menggalakkan gelombang PHK bagi para buruh.

“Berdasarkan data yang dihimpun Serikat Buruh, sebanyak 2000 pekerja terkena PHK dengan alasan resesi ekonomi,” ujarnya.

Akibat adanya PHK, Dian menjelaskan soal buruh yang kelimpahan beban tambahan untuk mengisi tugas rekannya yang kena PHK.

Baca juga: No Messi, No Party

Selanjutnya PT Panarub juga dinilai memaksakan kehendak untuk mengambil cuti tahunan meski hal tersebut tidak disepakati oleh buruh. Hal ini berkaitan erat dengan sistem kerja “No Work No Pay”.

“Adidas dan PT Panarub Industry menggunakan alasan pandemi covid-19 dan resesi global untuk melegitimasi tindak perampasan hak buruh,” tegas Dian.

PT Panarub klaim pihaknya melakukan PHK, karena covid-19 dan resesi global.

“klaim tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Adidas melalui website resminya yang menyebut bahwa perusahaannya berhasil menaikkan pendapatan sebanyak 1% dan meningkatkan penjualan sebesar 6% atau $22.511 juta di tahun 2022,” tutupnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar