Aktor Senior Indonesia, Sopyan Dado Wafat, Ini Profilnyua

Jakarta – Aktor senior Indonesia yang telah dikenal luas, Sopyan Dado, telah meninggalkan dunia. Pada usia 51 tahun, Sopyan Dado berpulang di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada pukul 04.20 WIB.

Keluarga, rekan sesama artis, dan penggemar turut mengiringi pemakamannya yang dilangsungkan di TPBU Taman Makam Islam Cireunde Ilir, Jakarta, pada Kamis (28/3/2024), pukul 10.00 WIB.

Perjalanan Karier Sopyan Dado

Sopyan Dado atau Sopyan Handayani, merupakan seorang aktor yang telah berkiprah dalam dunia sinetron dan film di Indonesia. Ia lahir pada 15 September 1972, Sopyan telah menunjukkan minatnya dalam dunia akting sejak usia muda.

Karier aktingnya dimulai ketika dia masih duduk di bangku kelas 3 SMP pada tahun 1986. Selanjutnya, dia bergabung dengan Sanggar Teater SMA Negeri 35 Jakarta.

BACA JUGA: Artis Celine Evangelista Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tambang

Seiring berjalannya waktu, Sopyan Dado makin meraih ketenaran. Dia telah membintangi berbagai sinetron dan film terkenal di Indonesia. Beberapa film yang melambungkan namanya antara lain “Kuntilanak” (2006), “Anak Setan” (2009), “Kembang Perawan” (2009), dan “Tampan Tailor” (2013).

Selain itu, dia juga terlibat dalam produksi film-film seperti “Caleg By Accident” (2014), “Modal Dengkul” (2014), dan “Bajaj Bajuri The Movie” (2014).

Sopyan Dado juga kerap tampil dalam berbagai FTV mulai tahun 2012 hingga 2021. Di antaranya adalah “Cinta Tipu-Tipu Anak Juragan” (2016), “Cintamu Sesejuk AC” (2016), “Ketemu Cinta Gara-Gara Sapi” (2016), “Ada Cinta di Pengkolan” (2017), dan “Preman Pensiun: Kembali ke Fitri” (2021).

Kabar Duka dan Kenangan

Kabar kepergian Sopyan Dado pertama kali diumumkan oleh rekan sesama artisnya, Clara Kaizer, yang juga bermain di sinetron “Tukang Ojek Pengkolan (TOP)”. Clara Kaizer, yang memerankan karakter putri Sopyan Dado di sinetron tersebut, telah dikenal dekat dengan almarhum.

Melalui kiprahnya dalam dunia seni peran, Sopyan Dado telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi industri hiburan Indonesia. Meskipun telah tiada, karya-karyanya akan terus dikenang, dan semoga ia mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Selamat jalan, Sopyan Dado.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *