3. Knives Out (2019)
Terakhir, Film ini menampilkan kematian misterius seorang novelis kaya, Harlan Thrombey.
Ketika penyelidikan berlangsung, terungkap bahwa banyak orang di sekitarnya memiliki motif kuat, termasuk kepentingan terhadap asuransi jiwa dan warisan besar yang ditinggalkannya.
Daya Tarik
Lebih lanjut, Asuransi jiwa sering dijadikan elemen cerita yang menarik karena nominal uang yang besar dapat menjadi motif kejahatan. Dalam film, proses klaim yang rumit serta fakta bahwa polis baru bisa dicairkan setelah pemegang meninggal menciptakan ketegangan dan konflik yang seru untuk disaksikan.
Namun, di dunia nyata, asuransi jiwa memiliki fungsi yang jauh lebih sederhana dan bermanfaat. Asuransi ini berperan sebagai perlindungan finansial bagi keluarga, membantu mengatasi risiko keuangan tak terduga.
Jika di film asuransi jiwa sering dikaitkan dengan intrik dan kejahatan, di kehidupan nyata justru menjadi solusi perlindungan finansial. PFI Mega Life, misalnya, hadir untuk membantu perencanaan masa depan dengan lebih baik dan tenang.
Menurut laporan Bisnis Indonesia, PFI Mega Life mencatatkan Risk-Based Capital (RBC) tertinggi di sektor asuransi jiwa pada 2024. Hal ini menunjukkan kekuatan keuangan perusahaan dalam memenuhi kewajiban klaim serta memberikan jaminan keamanan finansial bagi nasabahnya.
Dengan demikian, asuransi jiwa melindungi keluarga dari risiko finansial yang tidak terduga, memberikan ketenangan dalam perencanaan masa depan, serta menawarkan produk yang fleksibel sesuai kebutuhan.
BACA JUGA:Â Mengapa IBEA 2025 Jadi Ajang Paling Dinanti Perusahaan? Ini Faktanya
Oleh karena itu, daripada membiarkan masa depan menjadi misteri seperti di film thriller, lebih baik menyiapkan perlindungan nyata sejak sekarang.






