Terkait penggunaan dana, sekitar 73,69 persen dana hasil penawaran obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk pemberian pinjaman kepada PT Imbang Tata Alam (ITA), anak usaha Perseroan. Dana tersebut selanjutnya digunakan untuk membayar seluruh pokok utang beserta bunga kepada Bank Mandiri.
Selain itu, sekitar 11,11 persen dana akan disalurkan kepada PT Energi Mega Andalan (EMA), juga anak usaha Perseroan, guna membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri. Sisa dana akan digunakan oleh Perseroan dan/atau entitas anak sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha.
Adapun jadwal penawaran umum obligasi ENRG sebagai berikut:
- Masa penawaran umum berlangsung pada 9–10 Februari 2026.
- Penjatahan pada 11 Februari 2026
- Pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 13 Februari 2026.
- Obligasi ini dijadwalkan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Februari 2026.
BACA JUGA:Â Sandiaga Uno Ingatkan soal Risiko Investasi Emas di Era Ketidakpastian






