Banjir Lahar Dingin Terjang Kabupaten Lumajang, Ini Dampaknya

Lumajang – Banjir lahar dingin menerjang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Jum’at, 7 Juli 2023.

Banjir ini menerjang sejumlah kawasan di wilayah hulu sungai menuju Gunung Semeru. Hingga mengakibatkan tiga jembatan rusak yakni jembatan di perbatasan Lumajang-Malang, jembatan Kloposawit, dan Jembatan Kali Regoyo.

Hal itu kemudian, direspon Thoriqul Haq, Bupati Lumajang dengan menetapkan status tanggap darurat bencana dari Jum’at, 7 Juli 2023 hingga 21 Juli 2023.

Banjir yang menerjang enam kecamatan di Lumajang tepatnya di Kecamatan Candipuro, Pasirian, Tempeh, Pronojiwo, Pasrujambe dan Tempursari.

“Saya sudah menetapkan tanggap darurat 14 hari. Tadi sudah saya tanda tangani dan saya tunjuk Pak Sekda untuk memimpin satgas,” kata Thoriq saat meninjau ke lokasi.

Baca juga: BNN Banten Musnahkan 1,98 Kg Narkoba Jenis Sabu-Sabu

Ia juga mengaku, pemerintah tengah memantau situasi cuaca agar bisa menginventarisir kerusakan. Karena curah hujan tinggi terus mengguyur wilayah terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Curah hujan tinggi juga mengakibatkan longsor di kawasan perbukitan Piket Nol.

“Pendataan terus kita lakukan, kita juga akan melihat situasi beberapa hari ini karena curah hujan masih tinggi lantaran lahar Semeru tidak bisa di prediksi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar