Blak-blakan Sekjen PDIP Hasto Soal Pilkada, Megawati hingga Jokowi

Dalam hal ini, Hasto menegaskan bahwa PDIP selalu berhati-hati dalam menentukan langkah politiknya.

Mengenai spekulasi bahwa PDIP akan mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Hasto kembali menegaskan posisi ideologis partai.

“Kami partai ideologis, kita serahkan kepada rakyat. Suara rakyat tidak bisa dibendung,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa PDIP tetap setia pada prinsip politik yang berlandaskan pada kehendak rakyat.

Dalam isu Pilkada Banten, Hasto menyebutkan bahwa gerakan rakyat yang mendukung Airin dan Ade Sumardi harus dipandang sebagai aspirasi dari arus bawah.

Ia melihat adanya semangat demokrasi yang tumbuh dari bawah yang perlu dihormati dan diperhatikan.

Megawati dan Tekanan Kekuasaan

Selain itu, Hasto menanggapi pernyataan Rocky Gerung bahwa Megawati diintimidasi oleh kekuasaan namun tetap tersenyum.

Hasto menggambarkan Megawati seperti Dewi Sinta dalam cerita Ramayana, yang memiliki ketabahan luar biasa.

“Ibu Mega selalu menghadapi tekanan dengan senyum dan optimisme,” ujarnya.

Penjelasan Konteks Permintaan Maaf Jokowi

Sementara itu, mengenai permintaan maaf Presiden Jokowi, Hasto menekankan pentingnya memberikan penjelasan yang lengkap terkait konteks permintaan maaf tersebut.

Menurutnya, perlu ada laporan objektif mengenai kebijakan yang menyebabkan peningkatan kemiskinan, penurunan indeks demokrasi, dan masalah lainnya yang dihadapi rakyat.

BACA JUGA: Hasto Kristiyanto: Pilkada Jakarta Tak Boleh Ada Calon Boneka!

Dengan penjelasan yang rinci ini, Hasto berharap masyarakat dapat memahami berbagai isu yang sedang terjadi, terutama menjelang Pilkada 2024.