-
“Kenaikan pajak tanpa aba-aba, disusul kerusuhan. Bone bukan pengecualian.” – Twitter/X
-
“Serasa deja vu bareng Pati, Bone juga kebakaran pikiran karena pajak.” – Instagram
Komentar-komentar tersebut mencerminkan keresahan publik yang menilai kebijakan ini tidak transparan.
Isu yang beredar menyebut kenaikan PBB-P2 di Bone mencapai 300%. Namun, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bone, Muh Angkasa, membantah kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa rata-rata kenaikan hanya sekitar 65%.
“Kenaikan ini disebabkan oleh Zona Nilai Tanah (ZNT) yang sudah 14 tahun tidak diperbarui,” ujarnya.






