3. Man on the Moon
Dalam memerankan komedian Andy Kaufman, Carrey benar-benar “menghilang”. Ia menggunakan metode akting yang sangat ekstrem hingga kaburnya batasan antara kenyataan dan peran. Keberaniannya untuk menjadi orang lain secara total inilah yang sangat dihargai di panggung César Award.
4. The Mask
Kita tidak bisa melupakan akar kehebatannya. The Mask bukan cuma soal efek CGI, tapi soal bagaimana Carrey menjadikan tubuhnya sebagai instrumen komedi yang elastis. Di mata dunia, ia adalah satu-satunya aktor yang bisa menandingi kelenturan karakter kartun di dunia nyata.
5. Ace Ventura: Pet Detective
Mungkin terlihat konyol, tapi Ace Ventura adalah cetak biru dari keberanian Carrey dalam berekspresi. Ia menciptakan bahasa komedinya sendiri yang kemudian diikuti oleh banyak aktor generasi setelahnya. Tanpa Ace Ventura, mungkin kita tidak akan pernah melihat kegilaan kreatif yang jadi ciri khas Jim Carrey.
BACA JUGA: Tanpa Flyover dan Underpass, Korban Jiwa di Perlintasan Kereta Sulit Dihentikan
Penghargaan kehormatan di César Awards ke-51 ini menjadi pengingat bahwa seni peran bukan soal seberapa serius wajahmu di layar, tapi seberapa jujur emosi yang kamu sampaikan. Jim Carrey berhasil menyatukan dua sisi mata uang antara tawa yang meledak-ledak dan tangis yang membisu.






