Buktikan Tata Kelola Bersih, PDC Bawa Pulang TOP GRC Awards 2025

Implementasi

Lebih lanjut, PDC telah mengadopsi sejumlah langkah strategis, seperti penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) secara berkesinambungan serta External Assessment Penerapan GCG. Selain itu, perusahaan juga memperkuat pengelolaan risiko melalui Risk Materiality Threshold dan risk limit sebagai alat kontrol agar operasional tetap berjalan aman dan terkendali.

Tidak hanya perusahaan, Direktur Utama PDC, Faried Iskandar Dozyn, juga dianugerahi gelar The Most Committed GRC Leader 2025. Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan visioner Faried yang dinilai konsisten menegakkan prinsip-prinsip GRC sekaligus mengembangkan kebijakan bisnis berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Faried menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi seluruh jajaran karyawan PDC.

“Penghargaan ini menjadi afirmasi atas pola kepemimpinan dan kebijakan yang telah kami jalankan. Saya mendedikasikan penghargaan ini untuk seluruh Perwira PDC yang selalu mendukung direksi, komisaris, dan manajemen,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Faried menegaskan bahwa PDC tidak akan berhenti pada capaian ini. Perusahaan bertekad terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat manajemen risiko, serta menjaga kepatuhan agar kinerja perusahaan berdampak positif, tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat.

BACA JUGA: Ujian Kesiapsiagaan MRT Jakarta Usai Kebakaran di Stasiun Cipete

“Penghargaan ini menjadi penegas dan dorongan bagi PDC untuk semakin mengintensifkan penerapan GRC, yang diyakini sudah tepat,” pungkas Faried.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *