Buntut Anggota Panwas Nyabu, Bawaslu Lebak Lakukan PAW

LebakBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak telah mengambil langkah tegas dengan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap beberapa anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Panggarangan.

Keputusan ini muncul sebagai konsekuensi dari penangkapan tiga anggota Panwascam dengan inisial W, R, dan R, yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada tanggal 23 Oktober 2023 lalu oleh Satresnarkoba Polres Lebak di wilayah Panggarangan.

Ketua Bawaslu Lebak, Dedi Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum terkait kasus ini kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Menguji Komitmen Penertiban APK dan APS oleh Bawaslu Lebak

“Pada kasus tersebut bisa saya sampaikan bahwa untuk kasus pidana hukum kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib,” kata Dedi, kepada wartawan Rabu, (1/11/2023).

Untuk memastikan kelangsungan pemantauan Pemilu 2024 di Kecamatan Panggarangan, Bawaslu Lebak akan lakukan PAW.

“Demi keberlangsungan tahapan pemilu yang terus berjalan, Bawaslu akan melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap orang yang sedang tersandung kasus hukum,” lanjutnya.

Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap tindakan yang diduga melanggar hukum oleh anggota Panwascam yang seharusnya menjaga integritas pemilu.

Selain melakukan PAW, Bawaslu Lebak juga akan memberikan pembinaan kepada jajaran pengawas di bawahnya.

“Bawaslu akan menindak tegas secara etik terhadap jajaran pengawas yang terbukti melanggar hukum. Demi keberlangsungan tahapan pemilu yang terus berjalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar