Bupati Maluku Tenggara Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Maluku – Kasus yang menghebohkan melibatkan Bupati Maluku Tenggara, M Thaher Hanubun, kini menjadi sorotan.

Bupati ini dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual oleh seorang karyawan di kafe miliknya. Karyawan ini adalah perempuan berusia 21 tahun yang dikenal dengan inisial TA.

Kasus ini pertama kali dilaporkan kepada Polda Maluku pada tanggal 1 September 2023 dan diberi nomor laporan TBL/230/IX/2023/MALUKU/SPKT.

Aktivis Perempuan ungkap Kasus Pelecehan tersebut

Aktivis perempuan dari Yayasan Peduli Inayana Maluku, Othe Patty, menjelaskan bahwa dugaan pelecehan tersebut terjadi di kafe Bupati Thaher di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada bulan April 2023.

Pada saat itu, korban diminta untuk memijat pelaku di dalam kamar, dan itulah saat pelecehan terjadi.

Ternyata, perbuatan serupa juga mencoba dilakukan oleh pelaku terhadap korban pada bulan Agustus. Namun, kali ini korban menolak, dan akhirnya dia dipecat dari pekerjaannya.

Baca juga: Kronologi Pelecehan Seksual Finalis Miss Universe Indonesia

Pada awal bulan September, korban TA akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini kepada polisi.

Menurut Othe Patty, korban butuh waktu untuk memberanikan diri melaporkan kejadian tersebut.

“Ya, menurut korban (kejadian sejak April 2023) seperti begitu. Dia baru berani melaporkan, jadi dia kumpul kekuatan untuk membicarakan masalah yang menimpa dirinya itu seng (tidak) gampang,” kata Othe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *