RUANGBICARA.co.id – Lagi-lagi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjerat kepala daerah. Kali ini, OTT menimpa Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Penangkapan tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.
Tak hanya Fadia, katanya, penyidik juga turut mengamankan dua orang lainnya di Semarang, yakni ajudan serta orang kepercayaan bupati. Ketiganya tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.25 WIB melalui jalur basement dengan pengawalan ketat.
BACA JUGA: OTT KPK Seret Lima Pegawai Pajak, Ini Kata Purbaya
Kabar terkini, Penyidik KPK saat ini masih mendalami konstruksi perkara, termasuk memetakan proyek-proyek pengadaan yang diduga bermasalah di Pemkab Pekalongan. Beberapa lokasi proyek juga akan ditelusuri untuk memastikan aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.
Terkait barang bukti hasil OTT, KPK belum merinci secara detail. Tim masih bekerja di lapangan untuk mengamankan bukti tambahan serta meminta keterangan dari sejumlah pejabat kedinasan dan pihak swasta.
Sejalan dengan pemeriksaan di Jakarta, penyidik juga menyegel sembilan ruangan strategis di kompleks Pemkab Pekalongan. Ruangan yang disegel antara lain ruang kerja bupati, ruang sekda, DPU dan Taru, Dinperkim LH, Dinkop-UKM, Satpol PP, bagian umum, bagian perekonomian, serta Prokompim. Meski demikian, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) disebut tetap berjalan seperti biasa.
Dari Pedangdut ke Bupati
Akan tetapi, di balik kasus hukum yang kini menjeratnya, sosok Fadia Arafiq ternyata memiliki perjalanan karier yang cukup unik. Ia lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama Laila Fathiah. Fadia dikenal publik sejak awal 2000-an sebagai penyanyi dangdut.
Namanya melejit setelah merilis singel berjudul “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000. Lagu tersebut sempat populer dan kerap diputar di berbagai acara hiburan Tanah Air. Fadia merupakan putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq, sehingga darah seni sudah mengalir sejak kecil.
Setelah meniti karier di dunia hiburan, Fadia beralih ke dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016, sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Pekalongan periode 2021–2024. Dalam perjalanan politiknya, ia juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan.
Suaminya, Ashraff Abu, diketahui merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar. Sementara itu, adiknya adalah artis dan model Fairuz A. Rafiq.
Selama menjabat sebagai Bupati Pekalongan, Fadia menggulirkan sejumlah program unggulan, di antaranya: Dalan Alus Rejeki Mulus, Kudu Sekolah, Kesehatan Gratis Cukup Pakai KTP dan Bantuan Seragam Sekolah Siswa SD-SMP.
Program-program tersebut sempat menjadi sorotan karena menyasar infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat.
Lirik Lagu “Cik Cik Bum Bum”
Berikut lirik lagu yang pernah melambungkan nama Fadia Arafiq di dunia dangdut:






