Dikukuhkan Jadi Guru Besar FMIPA UI Bidang Biologi, Prof Luthfiralda Sampaikan 5 Poin Penting

Depok – Universitas Indonesia (UI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Luthfiralda Sjahfirdi, M.Biomed sebagai Guru Besar Tetap di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dalam bidang Biologi, khususnya konservasi hewan. Acara ini berlangsung di Balai Sidang Kampus UI Depok dan dipimpin oleh Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D.

Prof. Luthfiralda membawakan orasi ilmiah berjudul “Upaya Konservasi dalam Menjaga Keberlanjutan Biodiversitas pada Tingkat Spesies, Terutama Spesies Terancam Punah dan Spesies Endemik: Studi Kasus pada Lembaga Konservasi ex situ”.

BACA JUGA: Rieke Diah Pitaloka Minta Semua Pihak Kawal Kasus Guru Honorer Supriyani

Ia menyampaikan lima poin penting terkait pelestarian biodiversitas, antara lain:

1. Ancaman Keberlanjutan Biodiversitas

Prof. Luthfiralda menyoroti ancaman serius yang dihadapi biodiversitas, terutama akibat hilangnya habitat alami karena aktivitas manusia, seperti alih fungsi lahan, perburuan liar, dan perdagangan satwa dilindungi.

“Tantangan keberlanjutan biodiversitas perlu ditangani secara komprehensif,” tegas dia dalam orasi ilmiahnya.

2. Strategi Konservasi Ex Situ untuk Keberlanjutan Spesies

Prof. Luthfiralda menekankan pentingnya konservasi ex situ, yaitu pelestarian spesies di luar habitat alami sebagai upaya menjaga spesies terancam punah.

Strategi ini berfokus pada reproduksi hewan di lembaga konservasi seperti kebun binatang dan pusat rehabilitasi, dengan tiga aspek utama: peran lembaga konservasi, pelepasliaran spesies, dan konservasi sepanjang hayat.

Meskipun ada tantangan dalam adaptasi spesies, lembaga konservasi memiliki tingkat keberhasilan yang baik dalam mempertahankan populasi spesies dengan dukungan tenaga ahli.

3. Studi Kasus Pelepasliaran Orangutan

Prof. Luthfiralda membahas pelepasliaran orangutan di Sintang Orangutan Center (SOC) sebagai contoh konkret.

Metode “Halfway House” atau rumah singgah menjadi solusi efektif untuk membantu hewan mempersiapkan diri di alam bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *