RUANGBICARA.co.id – Sinetron Beri Cinta Waktu kembali mengaduk emosi pemirsa SCTV melalui episode 141 yang tayang pada malam hari, Selasa (2/2/2026). Konflik antara cinta dan bakti kepada orang tua menjadi bumbu utama yang membuat penonton enggan beranjak dari layar kaca.
Pusat ketegangan episode kali ini bermula dari kabar duka yang menimpa Pak Samsul, ayah Adila. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal saat sedang membeli obat untuk istrinya.
Meski dokter menyatakan Pak Samsul hanya mengalami luka ringan dan tidak mengancam nyawa, peristiwa tersebut meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Adila.
BACA JUGA: Lebih dari 25 Tahun Berkarier, Ini Rekam Jejak Marlo Budiman Sebelum Mundur dari Lippo
Sesaat setelah Pak Samsul sadar, suasana haru menyelimuti ruang perawatan. Adila terlihat sangat terpukul melihat sosok ayah yang selama ini menjadi pelindungnya kini harus terbaring lemah di ranjang rumah sakit.
Rasa sedih Adila perlahan berubah menjadi kemarahan dan kecurigaan. Ia meyakini pengeroyokan yang dialami ayahnya bukanlah kebetulan, melainkan atas perintah Pak Cahyadi, ayah dari Trian.
Menurut Adila, kejadian ini merupakan bentuk intimidasi karena dirinya terus menolak bekerja sama dengan Pak Cahyadi.
“Maafin Adilah ya Pak. Gara-gara aku lawan Pak Cahyadi, Bapak sekarang jadi korbannya,” isak Adila di hadapan ayahnya yang baru siuman.






