Diresmikan Presiden Jokowi, Waduk Karian Siap Beroperasi

LebakPresiden Joko Widodo secara resmi meresmikan Waduk Karian, menjadikannya sebagai waduk terbesar ketiga di Indonesia dengan tujuan utama untuk memastikan ketersediaan air bersih di Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan sebagian wilayah Jawa Barat.

Waduk Karian memiliki kapasitas tampungan yang mencapai 315 juta m3 dan luas genangan sekitar 1.773 Ha. Selain berperan sebagai penyedia air bersih, waduk ini juga memiliki fungsi multifungsi dengan adanya pembangkit listrik mikrohidro.

Presiden Jokowi menyampaikan manfaat signifikan yang akan diberikan oleh Waduk Karian kepada masyarakat.

“Pertama, manfaat irigasi bagi 22.000 Ha sawah. Kedua, akan memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas 14,6 m3 per detik di Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Jakarta Barat, dan Kabupaten Bogor,” ujar Presiden Jokowi dalam acara peresmian pada Senin, (8/1/2024).

Waduk Karian juga diakui memiliki peran strategis dalam mengurangi risiko banjir. Proyeksi menunjukkan bahwa waduk ini dapat mengurangi daerah genangan sebesar 164 Ha di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dan 1.027 Ha di Kabupaten Serang.

Baca juga: Mengenal Waduk Karian yang Besok Akan Diresmikan Jokowi

I Ketut Jayada, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau – Ciujung – Cidurian (BBWS C3), mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung pembangunan Waduk Karian. Jayada juga menekankan pentingnya menjaga operasional dan pemeliharaan waduk untuk memastikan kinerjanya optimal.

“Bendungan sangat luas, di daerah operasional bendungan kurang lebih 4 ha memang tertutup untuk umum. Tapi bendungan sangat luas keliling danau bendungan 120 km, di situ masyarakat bisa manfaatkan spot untuk wisata, perikanan, dan lainnya. Tapi daerah sini, objek vital tidak boleh masuk selain petugas,” jelasnya.

Dengan diresmikannya Waduk Karian, diharapkan masyarakat dapat segera menikmati manfaatnya yang melibatkan pasokan air bersih, irigasi, dan pengurangan risiko banjir di wilayah sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *