Ditengarai Kebangkrutan hingga PHK Massal, Ternyata ANTV Pernah Berjaya dengan Tayangan Ini

Awalnya, ANTV menayangkan program-program seperti liputan Sidang Umum DPR/MPR dan fokus pada olahraga. Namun, perubahan besar terjadi pada 25 Februari 1994, saat ANTV mulai menyasar pemirsa muda melalui tayangan musik dan film.

Kolaborasi dengan MTV pada tahun 1995 semakin memperkuat citra ANTV sebagai televisi untuk generasi muda.

Perubahan Identitas dan Konten

Krisis ekonomi 1997-1998 memaksa ANTV mengurangi jam siarannya dari 24 menjadi 14 jam sehari. Pada tahun 2003, stasiun televisi ini mengubah nama dari ANteve menjadi antv sebagai bagian dari transformasi identitas.

Tahun 2005 menjadi momen penting ketika ANTV menjalin kerjasama dengan STAR TV, menghasilkan program populer seperti “Super Deal” dan “Topik.”

Namun, sejak kerjasama tersebut berakhir pada 2009, ANTV mulai beralih fokus pada tayangan drama Asia. Serial “Mahabharata,” yang mulai tayang pada 2014, menjadi titik balik kesuksesan ANTV.

Tayangan ini berhasil menarik perhatian ibu-ibu rumah tangga dan mendongkrak rating televisi. Kesuksesan tersebut diikuti oleh serial lain seperti “Uttaran” dan “Thapki.”

Kejayaan dan Tantangan

Meski kini diterpa isu kebangkrutan dan PHK massal, ANTV memiliki sejarah panjang sebagai salah satu televisi dengan inovasi konten. Pada tahun 2011, ANTV bahkan berhasil meraih sertifikasi ISO 9001:2008, menandakan komitmennya terhadap kualitas siaran.

BACA JUGA: PHK Besar-besaran hingga Tutup 47 Gerai, Saham KFC Menarik Dibeli?

Dengan segala perubahan yang telah dilalui, ANTV tetap menjadi bagian penting dari industri televisi di Indonesia. Meski masa kejayaannya mungkin mulai memudar, ANTV pernah berdiri di puncak popularitas berkat program-program ikonik yang membekas di hati pemirsanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *