
Tumpak Sewu terbentuk dari aliran Sungai Glidih yang berhulu di Gunung Semeru. Lokasinya yang berada di lembah curam dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut semakin menambah daya tariknya.
Wisatawan juga tertarik dengan jalur trekking menuju dasar air terjun yang menawarkan pemandangan spektakuler berlatar perbukitan hijau. Keunikan lainnya, air terjun ini terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, sehingga menarik pengunjung dari berbagai daerah.
Polemik
Penutupan ini dilakukan setelah muncul keluhan wisatawan terkait sistem tiket masuk. Banyak pengunjung merasa keberatan karena harus membayar lebih dari satu kali untuk memasuki kawasan wisata.
Pemerintah daerah ingin memperbaiki sistem ini agar lebih transparan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, Air Terjun Tumpak Sewu diharapkan menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi semua pihak.

BACA JUGA:Â Sedang Musim Durian, Kawasan Baduy Diserbu Ribuan Wisatawan
Meski wisatawan tidak dapat berkunjung untuk sementara, pesona Tumpak Sewu tetap terjaga. Setelah proses evaluasi selesai, wisatawan dapat kembali menikmati keindahan alam ini dengan pengalaman yang lebih nyaman dan berkualitas.






