PSG Unggul Cepat
Memang, jalannya pertandingan menunjukkan dominasi PSG sejak awal. Fabian Ruiz mencetak gol pertama di menit ke-6, disusul oleh Ousmane Dembele di menit ke-9. Keunggulan cepat tersebut membuat Madrid tertekan dan gagal mengontrol jalannya permainan.
Selain itu, Xabi Alonso juga mengakui bahwa dua gol di awal membuat timnya kehilangan fokus. Saat mencoba bangkit, PSG justru menambah tekanan dan mencetak gol ketiga serta keempat yang mengunci kemenangan mereka.
“Skor 2-0 membuat kami tertekan. Para pemain berusaha bermain agresif, tetapi gol ketiga membuat situasinya semakin sulit. Tekanan dan fleksibilitas permainan PSG membuat kami banyak belajar dari laga ini,” ungkapnya.
Terakhir, Xabi menegaskan bahwa timnya akan mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Ia berkomitmen untuk melakukan evaluasi dan perbaikan demi meningkatkan performa tim ke depannya.
BACA JUGA:Â Matinya Meritokrasi di Tubuh Pertamina dan PLN
“Mulai sekarang, kami terbuka untuk melakukan perbaikan. Kami selalu berupaya meningkatkan diri, dan selalu ada ruang untuk berkembang,” pungkasnya.






