Dua Orang Meninggal dalam Tragedi Galian Tanah di Lebak

Lebak – Sebuah insiden tragis terjadi di lokasi galian tanah di Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak pada Kamis, (26/10/2023), Insiden ini menyebabkan dua orang tewas dalam keadaan yang mengenaskan .

Korban tewas adalah D (28 tahun), seorang warga Kecamatan Cipanas, dan A (31 tahun), seorang warga Kecamatan Cibadak. Kedua korban bekerja sebagai sopir eskavator dan sopir mobil truk pengangkut tanah.

Kronologi kejadian bermula saat eskavator berada di tengah tebing tinggi untuk melakukan penggalian tanah. Sayangnya, tebing tersebut longsor, menimpa eskavator yang sedang beroperasi.

“Jadi kecelakaan sampe meninggalnya dua orang, jadi kejadian jam 08.00 WIB dan korban dapat dievakuasi jam 11.00 WIB,” kata Sumantri, seorang warga Desa Kadu Agung Tengah.

Baca juga: Mayat Ditemukan di Lintasan Kereta KM 78 Rangkasbitung

Kedua korban yang berasal dari Kecamatan Cipanas dan Cibadak tewas di tempat saat tanah longsor menimpa eskavator yang mereka gunakan. Diduga, korban mencoba menyelamatkan diri dan keluar dari eskavator, namun nasib sial membuat mereka tertimbun oleh tanah longsor.

“Jadi korban ketimpa runtuhan tanah dari atas, karena posisi ada ditengah, korban Langsung dievakuasi saat itu,” ungkapnya.

Saat ini, lokasi galian tanah sudah ditutup oleh pihak kepolisian, dan aktivitas pekerja di sana sudah dihentikan. Hanya ada satu truk dan satu eskavator yang masih berada di lokasi.

Namun, eskavator yang digunakan oleh kedua korban masih tertimbun dan belum dapat dievakuasi karena kondisinya sangat berbahaya.

Kapolsek Cibadak, AKP Suparja mengaku pihak berwenang sedang menyelidiki kejadian tersebut, dan lokasi galian tanah telah ditutup sementara.

“Kami masih melakukan penyelidikan, saat ini dari Polres juga menindaklanjutinya. Nanti untuk proses selanjutnya akan ada dari Polres,” ujar AKP Suparja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar