Penjemputan Pasien
Melihat situasi tidak aman, relawan memutuskan untuk mengalihkan penjemputan pasien kepada tim ambulans lain. Langkah ini diambil demi keselamatan pasien dan relawan agar tidak terjadi keterlambatan layanan medis.
Setelah kejadian, perwakilan sopir truk dan koordinator aksi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka berjanji akan mencari pelaku perusakan dan mengganti kerusakan ambulans.
Pada malam hari, dua orang datang ke Polres Karanganyar untuk meminta maaf langsung kepada relawan. Salah satu di antaranya diketahui menyebarkan komentar di media sosial dan kemudian turut serta dalam proses mediasi.
Meski demikian, Polisi memastikan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan menuntaskan persoalan tanpa proses hukum lanjutan. Relawan menerima permintaan maaf, dan kerusakan ambulans akan diganti oleh pihak pelaku.






