Dukung Stasiun Ultimate, Pemkab Lebak Usulkan Pembangunan Underpass

LebakPemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berupaya mendukung rencana pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate dengan mengajukan usulan pembangunan underpass ke Kementerian PUPR.

Rencana ini menjadi fokus dalam pertemuan antara Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, dan Sekjen Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah, pada pekan lalu.

Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lebak, Ajis Suhendi, menjelaskan bahwa pembangunan underpass akan difokuskan pada tiga perlintasan sebidang di wilayah Rangkasbitung, yakni Citeras, Jalan Jenderal Sudirman (Bang Arum), dan Jalan Ir. Juanda.

“Benar beberapa hal terkait program pembangunan menjadi pembahasan, salah satunya soal underpass/flyover di perlintasan sebidang,” ungkap Ajis pada Rabu, (22/11/2023).

Usulan ini diinisiasi oleh kebutuhan untuk mengatasi potensi kemacetan di Rangkasbitung dan sekitarnya, khususnya dengan prediksi peningkatan jumlah pengunjung hingga mencapai 80 ribu orang per hari setelah Stasiun Rangkasbitung Ultimate selesai dibangun.

Baca juga: Disperindag Lebak Kabulkan Tuntutan Ojol Soal Parkir di Pasar Rangkas

“Dari beliau Kemen PUPR, memang menyinggung hanya yang di jalan nasional, tetapi tiga titik itu tetap kami usulkan,” tambah Ajis.

Dalam konteks ini, Kepala Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatuvika, menyoroti urgensi pembangunan underpass/flayover sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan lalu lintas akibat pembangunan stasiun.

“Usulan baik underpass maupun flyover karena rencana Stasiun Rangkasbitung akan dibangun menjadi ultimate, di mana per hari akan melayani penumpang mencapai 80 ribu orang,” terang Irvan.

Usulan ini akan melalui tahap studi kelayakan oleh Kementerian PUPR sebelum diputuskan Detail Engineering Design (DED) untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan pelaksanaan proyek pembangunan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *