Enzo Maresca Tegaskan Mundur dari Chelsea Tanpa Konflik, Tinggalkan Stamford Bridge dengan Damai

RUANGBICARA.co.id – Dalam perdebatan mengenai penyebab mundurnya Enzo Maresca sebagai kepala pelatih Chelsea pada awal Januari 2026 lalu, posisinya kini telah digantikan oleh pelatih anyar asal RC Strasbourg, Liam Rosenior. Pelatih asal Italia tersebut akhirnya turut berbicara kepada publik mengenai pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu.

Melalui akun Instagram resminya pada unggahan 6 Januari 2026, Maresca yang menjadi buah bibir setelah mundur dari jabatannya sebagai pelatih Chelsea, menyampaikan bahwa dirinya pergi dalam kondisi damai tanpa adanya perdebatan dengan internal manajemen klub, seperti yang kerap diberitakan di lini masa belakangan ini.

BACA JUGA: Inilah 4 Daftar Nama Pelatih yang Diprediksikan Segera Melatih MU

“Saya pergi dengan kedamaian batin karena meninggalkan klub bergengsi seperti Chelsea di tempat yang memang pantas berada,” ujar Maresca melalui caption Instagram-nya.

Tidak hanya itu, Maresca dengan lapang dada juga mengucapkan terima kasih kepada Chelsea serta para penggemar yang telah menerimanya dengan baik selama 18 bulan masa kepelatihannya. Bersama klub asal London tersebut, Maresca mengaku bahagia karena mampu mempersembahkan trofi Liga Konferensi dan Piala Dunia Antarklub, serta membawa Chelsea kembali berlaga di Liga Champions.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Chelsea atas dukungan mereka selama 18 bulan terakhir. Dukungan itu sangat penting untuk meraih kualifikasi Liga Champions, memenangkan Liga Conference, dan memenangkan Piala Dunia Antarklub,” tambahnya.

Usai angkat bicara mengenai keputusannya meninggalkan kursi kepelatihan di Stamford Bridge dan menyampaikan berbagai hal positif, Maresca juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemain asuhannya atas perjalanan dan memori yang telah dilalui bersama. Pelatih berusia 45 tahun tersebut berharap para pemain yang ditinggalkannya dapat meraih kesuksesan besar di paruh kedua musim ini.

“Terima kasih khusus kepada semua pemain yang telah menemani saya dalam perjalanan yang luar biasa ini. Saya berharap semua orang yang telah berbagi setiap momen bersama saya meraih kesuksesan di paruh kedua musim ini dan di masa mendatang,” tandasnya.

Pada akhirnya, sikap Maresca yang memilih meninggalkan klub dengan pesan ketenangan dan profesionalisme menunjukkan karakter seorang pelatih yang ingin dikenang melalui hasil kerja dan dedikasinya. Sebelumnya, rumor sempat beredar bahwa ia mundur dari kursi kepelatihan Chelsea karena adanya gesekan internal manajemen yang membuatnya tidak betah menangani tim berjuluk The Blues tersebut.

Namun, dengan adanya pernyataan resmi tersebut, kepergian pelatih berusia 45 tahun ini menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan disebabkan oleh konflik internal seperti yang kerap diperdebatkan dan diberitakan media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *