Fakta Janggal di Balik Penangkapan Pegi dalam Kasus Vina

Jakarta – Kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita di Cirebon kembali mencuat di media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Kasus ini memasuki babak baru dengan keterlibatan Hotman Paris sebagai kuasa hukum keluarga Vina, serta penangkapan salah satu buron, Pegi Setiawan alias Perong, oleh polisi.

Polemik Penangkapan Pegi Setiawan

Penangkapan Pegi Setiawan menuai kontroversi. Beberapa pihak, termasuk Hotman Paris, mempertanyakan keaslian sosok yang ditangkap. Ibunda Pegi, Kartini, membantah keterlibatan anaknya dalam pembunuhan Vina dan Eky.

Kartini menyatakan bahwa anaknya, Pegi, tidak terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Pegi bekerja sebagai buruh bangunan untuk menghidupi keluarganya dan tidak pernah terlibat dalam tindakan kriminal.

“Di Polda waktu saya mau pulang saya bilang, ‘Nang (nak) yang sabar, ini ujian kamu. Kamu melakukan (pembunuhan) enggak?’ [Pegi jawab] ‘Enggak mah, saya niat kerja buat nafkahin adik-adik saya,'” ujar Kartini.

BACA JUGA: Akibat Telat Haid Mahasiswa Ini Tega Bunuh Pacarnya

Keraguan Kepala Desa Kepongpongan

Kepala Desa Kepongpongan, Wawan Setiawan, mempertanyakan identitas Pegi yang ditangkap. Menurutnya, Pegi tidak dikenal oleh warga desa, dan di desanya ada lima orang dengan nama Pegi, yang membuat situasi semakin membingungkan.

“Sudah lama [tidak tinggal di Desa Kepongpongan], makanya kami juga agak bingung cari nama Pegi Setiawan itu, istilahnya banyak nama di Kepongpongan, sementara ada 5. Sedangkan Pegi yang kemarin dibawa pihak Kepolisian itu kehidupannya di kota,” kata Wawan.

Konferensi Pers dan Pembelaan Pegi

Dalam konferensi pers di Polda Jabar, Pegi beberapa kali menggelengkan kepala saat polisi menyebut perannya dalam eksekusi Rizky dan Vina. Pegi menyatakan bahwa tuduhan terhadapnya tidak benar.

“Saya tidak pernah melakukan pembunuhan itu, saya rela mati,” kata Pegi kepada media, Minggu (26/5/2024).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *