RUANGBICARA.co.id – Nama Ole Gunnar Solskjaer yang sempat menghiasi daftar kandidat utama sebagai pelatih setengah musim Manchester United, kini harus tersingkir dalam persaingan. Manchester United justru lebih mempercayai sosok lain, yakni Michael Carrick, untuk mengisi posisi pelatih caretaker hingga akhir musim.
Michael Carrick, yang juga merupakan mantan pemain Manchester United, menyalip Ole Gunnar Solskjaer untuk dipercaya memimpin tim paruh musim ini. Carrick sendiri sebelumnya sempat menjadi pilihan kedua Manchester United apabila Solskjaer menolak kembali ke Old Trafford saat itu.
BACA JUGA: 36 Tahun Penantian Kanada, Jadi Pelajaran John Herdman untuk Timnas Indonesia
Dalam perkembangannya, dikutip dari laporan Fabrizio Romano pada (13/1), Carrick resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Manchester United hingga akhir musim. Seluruh kesepakatan pun telah disetujui oleh kedua belah pihak, baik manajemen MU maupun Carrick, sejak hari sebelumnya.
“Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai manajer sementara Manchester United hingga akhir musim. Kesepakatan lisan telah tercapai sejak kemarin, kini semua detail telah diselesaikan, termasuk staf pendukung,” tulis Fabrizio Romano melalui akun pribadinya.
Selain itu, pada pemberitaan terbaru (14/1) dari sumber yang sama, Carrick telah berada di Carrington untuk menjalani tugasnya sebagai pelatih hingga bulan Juni mendatang.
Tak hanya itu, Carrick juga telah menentukan susunan staf kepelatihannya yang terdiri dari empat orang untuk bekerja sama dengannya. Dengan kedatangan Carrick, pelatih interim sebelumnya, Darren Fletcher, kembali ke posisi awalnya sebagai pelatih tim U-18 Manchester United.
“Michael Carrick kembali ke Manchester United sebagai manajer sementara hingga Juni. Steve Holland, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion semuanya merupakan bagian dari staf pelatih Carrick. Dengan keputusan ini, Darren Fletcher kembali ke tim U-18 sebagai pelatih,” pungkas Fabrizio.






