Fantastis, Indonesia Bungkam Korea

RUANGBICARA.co.id – Stadion Abdullah bin Khalifa di Doha, Qatar, bergemuruh hebat. Ratusan bahkan ribuan pendukung merah-putih histeris gembira. Sepakan ke-12 dalam babak adu penalti jadi penentu Indonesia meraih tiket semifinal Piala Asia U-23.

Sejarah kembali ditorehkan Timnas Garuda U-23 setelah dini hari tadi (26/4) berhasil membekuk tim terkuat di Asia saat ini, Korea, lewat adu penalti. Kemenangan yang penuh drama. Drama yang akhirnya diakhiri dengan tangisan di kubu Korea dan bahagia di kubu Indonesia.

Indonesia menundukkan Korea 11-10.  Kemenangan itu membuat Indonesia berhak meraih satu tiket ke semifinal Piala Asia U-23 di Qatar dan menunggu lawan di babak 4 besar antara Arab Saudi atau Uzbekistan yang akan bertanding hari ini.

Pada pertandingan normal selama 90 menit, Garuda Muda yang tidak diunggulkan mampu meladeni permainan cepat Tim Taeguk Wariors. Indonesia tak hanya bermain lugas dan lepas, tapi juga indah.

Kesempatan Indonesia untuk unggul di waktu normal terbuka lebar setelah Korea harus bermain sepuluh orang di menit ke-69. Wasit memberikan kartu merah pada Lee Young-jun karena terbukti VAR melanggar keras Justin Hubner.

BACA JUGA: Menang Dramatis atas Korea Selatan, Indonesia Lolos ke Semifinal

Sepanjang laga, permainan berkelas diperagakan anak asuh Shin Tae-Yong. Ridho dkk  benar-benar mampu mengimbangi Korea. Tak hanya mampu menahan gempuran Tim Ginseng Muda, Indonesia U-23 juga kerap melakukan serangan bergelombang yang disusun dari bawah.

Umpan dari kaki ke kaki berjalan apik. Bahkan sesekali serangan Garuda Muda diselingi umpan panjang yang dikirim Justin Hubner, Nathan, dan Ivar. Upaya itu berhasil menusuk dan merepotkan pertahanan Korea.

Dengan permainan terbuka yang diperagakan kedua tim, tak heran jika dini hari tadi tercipta banyak peluang. Indonesia membuka keunggulan lewat sepakan indah Rafael Struick di menit ke-19.

Meski sempat disamakan Korea di menit 45+1, Struick kembali membawa Indonesia unggul lewat sontekan manis di menit 45+3 setelah menerima long passing dari Ivar Jenner. Babak pertama pun usai dengan skor 2-1 untuk Indonesia.

Babak kedua Korea semakin menggencarkan serangannya. Indonesia meladeninya dengan serangan yang tak kalah bengis. Hingga menit ke-80 Indonesia masih mampu mempertahankan keunggulannya.

Petaka akhirnya datang di menit 84, Korsel mampu menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat dan pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak extra time.

Meski tak ada gol, namun di perpanjangan waktu ini tetap menyajikan jual-beli serangan. Hingga akhirnya pertandingan pun harus diselesaikan dengan babak tos-tosan.

Drama pun usai, karena adu penalti ini akhirnya dimenangkan Indonesia setelah algojo ke-12 Pratama Arhan sukses menceploskan jala gawang Korea untuk kedua kalinya.

Selamat Garuda U-23. Inilah sejarah yang patut dicatat dengan tinta emas. Untuk pertama kalinya berlaga di Piala Asia U23 dan langsung mencapai babak semifinal.

Siapa pun lawan yang akan dihadapi nanti (Arab Saudi atau Uzbekistan) tanggal 29 April 2024 nanti, Garuda tetap di dadaku. Ewako!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *