Geger! Misteri ‘Tabung Pink’ Seret Nama Elsa Japasal dan Rachel Aseelah: Gaya Hidup Estetik yang Berujung Bahaya?

Apa Itu ‘Whip Pink’ (Nitrous Oxide)?

Bagi orang awam, benda ini mungkin tampak seperti properti dapur yang lucu dan terlihat “Instagrammable”. Namun, di balik warna pink yang estetik, tersimpan risiko medis yang serius. Tabung tersebut dikenal sebagai cream charger yang berisi gas Nitrous Oxide (N₂O), zat yang lazim digunakan di dunia kuliner untuk membuat whipped cream.

Masalah muncul ketika gas ini disalahgunakan sebagai “laughing gas”, yang dihirup untuk memicu sensasi euforia, rasa rileks, hingga halusinasi sesaat. Penggunaan tanpa pengawasan medis, terutama secara berlebihan, dapat menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen), kerusakan saraf permanen, hingga risiko gagal jantung mendadak.

Munculnya bukti-bukti digital tersebut membuat Elsa Japasal, Rachel Aseelah, serta beberapa rekan artis lainnya terdorong untuk memberikan klarifikasi. Sebagian besar menyatakan bahwa keberadaan tabung tersebut tidak berarti mereka mengonsumsinya secara ilegal. Alasan yang kerap disampaikan adalah bahwa benda tersebut milik pihak lain atau sekadar properti yang ada di lokasi tanpa mereka memahami fungsinya.

Meski demikian, publik tetap menuntut transparansi. Hal ini tak lepas dari status mereka sebagai public figure dengan jutaan pengikut, termasuk kalangan remaja yang rentan meniru tren tanpa memahami risikonya.

BACA JUGA: Hindari Perceraian, Jika Tak Ingin Anak Alami Dampak Serius Psikologis Ini

Fenomena “Tabung Pink” menjadi pengingat keras bahwa tidak semua hal yang terlihat gaul dan estetik di media sosial aman untuk diikuti. Tragedi kematian salah satu rekan mereka baru-baru ini seharusnya menjadi alarm bagi Elsa Japasal, Rachel Aseelah, dan para figur publik lainnya untuk lebih selektif dalam menampilkan gaya hidup. Dunia hiburan kembali diingatkan bahwa integritas dan kesehatan fisik jauh lebih berharga dibanding euforia sesaat di balik tabung pink yang tampak menarik di layar media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *