Gelar Sosialisasi, BKKBN Banten Dorong Percepatan Penurunan Stunting

LebakBadan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Banten menggelar sosialisasi guna mendorong percepatan penurunan stunting bagi calon pengantin dan pasangan baru di Provinsi Banten tahun 2023. Acara ini berlangsung di Gedung PGRI Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Senin, (4/12/2023).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKKBN Banten, Kepala DP2KBP3A Lebak, serta tamu undangan yang terdiri dari calon pengantin dan pasangan baru.

Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN, Marianus Mau Kuru, menekankan urgensi sosialisasi penurunan stunting kepada calon pengantin sebagai langkah awal untuk membentuk generasi anak yang sehat dan cerdas.

“Pertama manusia itu kita mau tanam atau pilih bibit unggul, jadi Catin ini yang akan menghasilkan bibit unggul manusia. Jadi dia harus sudah siap,” ungkap Marianus.

Baca juga: Lawan Narkoba, KKM UNIBA Kelompok 29 Kolaborasi dengan BNN

Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap daerah, khususnya di tingkat desa dan kelurahan, akan memberikan pendampingan kepada calon pengantin untuk menciptakan kondisi ideal sebelum menikah. Kegiatan strategis penurunan stunting ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencapai target zero stunting.

Kepala BKKBN Banten, Rusman Effendi, menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat mengingat Banten mengalami penurunan stunting yang positif. Ia menekankan kolaborasi pentahelix dan perlunya pencegahan stunting sejak dini.

“Jangan baru kena stunting sibuk mengobati, yang paling penting bagaimana, mencegah stunting dari hulu. Dari anak remaja, pengantin, baru kepada ibu-ibu hamil, pasca persalinan, dan ibu-ibu yang mempunyai anak-anak dibawah umur dua tahun,” ucap Rusman.

Selain itu, Abdul Rohim dari DP2KBP3A Lebak berharap kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat bagi warga Kabupaten Lebak dan Indonesia secara umum.

“Semoga rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi warga Kabupaten Lebak dan umumnya di Indonesia. Sehingga cita pembangunan keluarga dan zero Stunting di Kabupaten Lebak dapat dilakukan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *