Praktik ini sebenarnya bukan hal baru bagi Gibran. Sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo, putra Presiden Joko Widodo ini tidak pernah tinggal di rumah dinasnya di Lodji Gandrung. Bangunan bergaya indische peninggalan Belanda itu selalu terbuka untuk dimanfaatkan oleh warga setiap saat.
Dia juga hanya menggunakan Lodji Gandrung untuk menerima tamu.
“Rumah dinas (Lodji Gandrung) tidak saya tinggali. Biar dipakai untuk kegiatan warga. Banyak yang prewed, numpang wifi, foto wisuda. Saya sendiri tidurnya di rumah pribadi,” tutur Gibran.
BACA JUGA:Â Bonnie Triyana Sebut Gibran dan Kaesang Cacat Etika
Dengan pendekatan yang inklusif ini, Gibran berharap dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan komitmennya untuk tetap dekat dengan rakyat.






