3. Moderasi AI
Ketiga, yang paling banyak dibahas adalah dugaan bahwa AI Facebook terlalu agresif dalam melakukan moderasi.
Kecerdasan buatan yang digunakan untuk mendeteksi pelanggaran konten mungkin keliru, sehingga akun atau grup langsung diblokir. Ironisnya, proses banding pun dinilai tidak transparan karena diduga tidak melibatkan manusia.
4. Sistem Facebook Dibobol
Keempat, ada spekulasi bahwa sistem Facebook sempat diretas. Meski belum ada bukti kuat, isu ini mencuat karena adanya pola kehilangan akun dan grup yang terkesan masif dan simultan. Facebook sendiri belum memberikan pernyataan resmi, sehingga warganet hanya bisa berspekulasi.
Sampai saat ini, banyak pengguna mencoba mengajukan banding resmi kepada Facebook. Sayangnya, sebagian besar belum mendapat tanggapan. Ada yang akunnya kembali, tapi banyak juga yang tetap hilang. Ketidakjelasan ini memicu frustrasi di kalangan warganet.
Di akhir videonya, Silence Man menyatakan bahwa sistem moderasi Facebook dianggap kurang transparan dibandingkan platform seperti YouTube. Ia mengingatkan bahwa nasib akun dan grup kini sangat bergantung pada sistem otomatis, bukan manusia.
Tips
Untuk menghindari kejadian serupa, ada baiknya kamu melakukan beberapa langkah berikut:
-
Aktifkan pengamanan ganda (2FA) di akun Facebook.
-
Hindari memposting konten sensitif atau yang bisa dianggap melanggar.
-
Pantau aktivitas anggota grup secara berkala.
-
Jika terkena masalah, segera lakukan banding resmi melalui halaman bantuan Facebook.
BACA JUGA:Â Forum Pemred Minta Aturan Algoritma Medsos Masuk RUU Penyiaran, Nezar Patria Beri Respon Ini
Dengan belum adanya pernyataan resmi dari pihak Facebook, para pengguna disarankan untuk lebih waspada. Pastikan semua aktivitas akun tetap aman dan sesuai pedoman komunitas agar tidak terkena dampak sistem yang mungkin masih bermasalah.






