Gus Rommy Nilai Pasangan Prabowo-Gibran Bermasalah

Jakarta – Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy, yang akrab dipanggil Gus Rommy, mengungkapkan pandangannya terkait pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dengan penilaian yang cukup kritis.

Menurutnya, pasangan ini memiliki potensi permasalahan di depan mereka. Pandangan Gus Rommy ini muncul sebagai tanggapan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang belum diikuti oleh revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Bisa terjadi akibat Putusan Mahkamah Konstitusi yang secara hukum problematik, pasangan ini masih potensial dipersoalkan sebagaimana analisis seluruh pakar tata negara,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Senin, (23/10/2023).

Selanjutnya, ia mengindikasikan kemungkinan akan munculnya proses judicial review di Mahkamah Agung yang berkaitan dengan status hukum Nota Dinas tanpa adanya perubahan dalam PKPU 19/2023.

“Dengan demikian bisa saja setelah ditetapkan KPU sebagai capres dan cawapres, masih akan ada perubahan-perubahan pada pasangan ini sebelum gelaran Pemilu 14 Feb 2024,” papar Gus Rommy.

Baca juga: Mahfud MD Ditanyai Soal Komitmennya oleh Kader PPP Asal Banten Ini

Gus Rommy juga memberikan sorotan terhadap isu abuse of power dalam pengusungan Gibran. Ia menegaskan bahwa sebagai putra presiden, Gibran akan sulit dipandang netral dalam dukungan presiden secara emosional.

Hal ini terkait dengan 271 pelaksana jabatan kepala daerah, aparat penegak hukum, TNI, dan penyelenggara pemilu.

“Publik wajib mengontrol potensi abuse of power oknum aparat yang bisa digunakan untuk memenangkan Pemilu,” lanjut dia.

Gus Rommy juga membahas Nota Dinas yang dikeluarkan oleh KPU untuk menggantikan perubahan pada PKPU 19/2023.

“Sejumlah pakar (mengatakan) sebagai melanggar ketentuan UU Pemilu,” tegasnya.

Baca juga: Akhirnya Prabowo Umumkan Gibran Jadi Cawapresnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *