MUI menegaskan bahwa memilih pemimpin yang tidak memenuhi kriteria atau tidak memilih meski ada calon yang ideal adalah haram.
Arahan untuk Semua Pihak Terkait
MUI juga memberikan arahan kepada penyelenggara Pemilu, pemerintah, dan masyarakat. Penyelenggara Pemilu, seperti KPU, Bawaslu, dan DKPP, diimbau bekerja profesional, transparan, dan adil agar potensi konflik diminimalkan.
Pemerintah pusat dan daerah diingatkan untuk menjaga netralitas dan mendorong harmoni agar persatuan bangsa terjaga.
Menjelang pemungutan suara, MUI mengajak masyarakat untuk berdoa bersama agar Pilkada 2024 berjalan damai dan lancar. Doa ini diharapkan membawa kedamaian, stabilitas, dan persatuan nasional.
Dengan demikian, Pilkada 2024 diharapkan menghasilkan pemimpin yang adil, makmur, dan mampu membawa kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
MUI mengajak umat Islam untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024 dengan penuh tanggung jawab sesuai ajaran agama dan nilai kebangsaan.
BACA JUGA:Â Panji Gumilang Bebas, MUI Berharap Kesalahan Tak Terulang
Sebagai penutup, MUI menekankan bahwa pemilihan pemimpin yang tepat akan menjadi langkah penting menuju masa depan bangsa yang lebih baik.






