Arbeloa turut memberikan peringatan keras kepada para pemainnya agar tidak meremehkan Benfica. Ia menekankan pentingnya sikap rendah hati dan fokus penuh sepanjang pertandingan.
“Saya telah memperingatkan para pemain tentang sulitnya pertandingan ini. Laga nanti harus diselesaikan dengan kerendahan hati yang luar biasa. Jika ingin menang, kita harus memberikan yang terbaik dan sangat fokus,” pungkasnya.
Beban Moral Madrid
Laga Real Madrid kontra Benfica menjadi ujian penting bagi pasukan Alvaro Arbeloa, terutama terkait beban moral sebagai tim besar yang dituntut terus berjaya di Liga Champions. Madrid harus mampu menunjukkan tradisi mereka sebagai penguasa kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Di sisi lain, menghadapi tim muda Benfica bukan perkara mudah. Arbeloa menyadari bahwa satu momen saja bisa membuat Madrid tersandung, sehingga tidak ada ruang untuk lengah demi mempertahankan posisi lolos ke 16 besar.
Bagi Benfica, pertandingan melawan Real Madrid menjadi laga terakhir mereka di Liga Champions musim ini. Tim asuhan Jose Mourinho dipastikan tidak akan melaju ke babak selanjutnya, baik playoff maupun babak 16 besar, karena saat ini berada di peringkat ke-29 dengan raihan 6 poin.
BACA JUGA: Bukan Robertson, Tottenham Hotspur Serius Incar Aurelien Tchouameni dengan Harga Fantastis
Meski demikian, Benfica dipastikan tetap tampil maksimal di hadapan publik sendiri demi menutup perjalanan mereka di kompetisi Eropa dengan kepala tegak.






