Hadapi Peralihan Musim, BPBD Lebak Akan Tetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologis

LebakBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak siap menghadapi peralihan musim dengan mengambil langkah tegas.

BPBD Lebak berencana untuk menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologis sebagai upaya pencegahan menghadapi potensi bencana yang diperkirakan terjadi antara bulan November hingga Desember 2023.

Febby Rizki Pratama, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, menyampaikan bahwa langkah ini diambil berdasarkan prediksi BMKG yang menunjukkan adanya peningkatan curah hujan pada akhir November, mencapai puncaknya pada bulan Januari 2024.

Upaya ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan bencana seperti banjir, puting beliung, dan longsor.

“Saat ini sedang menunggu pak Pj Bupati, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera ditandatangani ya,” ujar Febby pada Jumat, (17/11/2023).

Baca juga: BPBD Lebak Imbau Warga Waspada Petir dan Angin Kencang

Febby juga mencatat bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Lebak, termasuk Kecamatan Cibeber, Banjarsari, dan Bayah, sudah mengalami dampak dari peralihan musim. Kejadian seperti angin kencang juga telah menyebabkan banyak pohon tumbang di Kecamatan Rangkasbitung dan Cimarga.

Selain itu, tanggal 14 November 2023 lalu, jalan penghubung Desa Kumpay dan Desa Bendungan, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, mengalami amblas.

“Jadi dengan adanya status darurat siaga bencana nanti akan ada di Pos Komando. Kemudian akan ada sumber daya peralatan dan manusia posisinya stand by untuk kejadian bencana,” tambah Febby.

BPBD Kabupaten Lebak juga akan menjalin kerja sama dengan TNI-Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan menghadapi potensi bencana.

“Jadi itu juga dasar kami bekerjasama dengan TNI-Polri, dimana mereka juga akan menyiapkan personil untuk siaga bencana di wilayah masing-masing,” tutup Febby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar