Harga Beras di Lebak Naik, Rp 17.00 Ribu Per Kilogram

LebakHarga beras di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lenak mengalammi kenaikan cukup drastis. Saat ini harganya mencapai Rp 17.000 per kilogram, Selasa (6/2/2024).

Kenaikan harga beras di Pasar Rangkasbitung sudah terjadi sejak awal tahun, yakni dari bulan Januari 2024. Harga beras cenderung bertahan di harga Rp 14.000 – 15.000 per kilogram.

Pedagang beras Anggi mengatakan, harga tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir di Pasar Rangkasbitung. Kenaikan tersebut sesuai dengan harga pada pihak distributor.

“Untuk beras premium biasanya Rp 15.300 per kilogram naik menjadi Rp 17.000 per kilogram saat ini. Kenaikan baru terjadi dalam dua hari terakhir,” katanya, Selasa (6/2/2024).

Dijelaskan Anggi, unuk harga beras beragam dimulai dari dimulai dari Rp 14.000 hingga yang termahal Rp 17.000 tergantung dengan kualitas beras.

“Jadi beragam untuk harga beras, jadi harga juga sesuai dengan kualitasnya, jadi mempengaruhi,” ucapnya.

Baca juga: Harga Beras Meroket, Capai Rp 16 Ribu per Kilogram

Untuk diketahui berikut daftar harga beras di Pasar Rangkasbitung beras Premium Rp 17.000 per kilogram, beras KW 1 Rp 15.000 per kilogram dan beras KW 2 Rp 14.000, per kilogram.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Yani menyebutkan faktor kenaikan karena defisit beras nasional yang mempengaruhi harga.

“Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), stok beras dalam negeri diperkirakan defisit sebesar 2,7 juta ton pada periode Januari-Februari 2024,” kata Yani.

Ditambahkanya, defisitnya stok beras karena sebagian petani yang telat memulai masa tanam. Sehingga mempengaruhi harga beras yang mengalami kenaikan drastis.

“Situasinya sedang dapat tekanan dari produksi, sebagian petani kita telat tanam, baru Januari nanam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *