“Polisi harus berhati-hati. Kasus ini sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, bukan lewat jalur hukum,” tegasnya.
Ia juga meminta organisasi seperti KADIN dan HIPMI di tingkat pusat agar tidak buru-buru memberikan sanksi kepada anggotanya di daerah. Sebaliknya, ia berharap pengusaha lokal tetap menjaga iklim investasi di Cilegon.
“Masuknya investasi besar ke Cilegon adalah berkah. Tapi pengusaha lokal juga harus realistis. Jangan memaksa mengerjakan proyek yang tidak sesuai kemampuan,” ujarnya.
Terakhir, Dadan menekankan pentingnya menjaga citra Kota Cilegon di mata investor. Ia mengingatkan bahwa insiden seperti ini bisa menimbulkan kesan negatif dan membuat calon investor mengurungkan niatnya.
BACA JUGA: Kadin Kenalkan White Paper, Berisi Rumusan 4 Pilar Strategis Ekonomi Indonesia
“Ini tugas bersama, baik pengusaha, pemerintah, aparat hukum, dan masyarakat untuk menjaga Cilegon tetap menjadi kota ramah investasi,” pungkasnya.






