Sistem ini dirancang agar masyarakat dapat menerima informasi dengan cepat, sehingga mereka dapat segera mengambil langkah-langkah keselamatan yang diperlukan.
Daryono juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan selalu memperbarui informasi tentang segmen-segmen megathrust yang ada di Indonesia.
Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia tahun 2017, terdapat 13 segmen megathrust yang harus diwaspadai, yaitu:
- Megathrust Mentawai-Pagai dengan potensi gempa M8,9
- Megathrust Enggano dengan potensi gempa M8,4
- Megathrust Selat Sunda dengan potensi gempa M8,7
- Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah dengan potensi gempa M8,7
- Megathrust Jawa Timur dengan potensi gempa M8,7
- Megathrust Sumba dengan potensi gempa M8,5
- Megathrust Aceh-Andaman dengan potensi gempa M9,2
- Megathrust Nias-Simeulue dengan potensi gempa M8,7
- Megathrust Batu dengan potensi gempa M7,8
- Megathrust Mentawai-Siberut dengan potensi gempa M8,9
- Megathrust Sulawesi Utara dengan potensi gempa M8,5
- Megathrust Filipina dengan potensi gempa M8,2
- Megathrust Papua dengan potensi gempa M8,7
BACA JUGA:Â Cek Fakta: Besok Pertamina Hapus BBM Pertalite?
Dengan mengetahui titik-titik lokasi megathrust ini, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi. Pengetahuan yang tepat dan kesiapsiagaan yang tinggi merupakan langkah utama untuk menghadapi ancaman megathrust di Indonesia.






