Ini 10 Perusahaan Besar Pemasok Beras yang Diperiksa Polisi

RUANGBICARA.co.id, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kerja sama dalam mengawasi mutu dan takaran produk pangan, terutama beras kemasan. Hingga kini, sebanyak 212 merek beras yang diduga tidak sesuai aturan telah diperiksa oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah tegas, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan seluruh data 212 merek beras bermasalah kepada Polri. Merek-merek tersebut diduga melanggar ketentuan mutu dan label kemasan.

BACA JUGA: Awas Kena Tipu! Ini Tips Hindari 212 Merek Beras Oplosan di Pasaran yang Ditemukan Mentan Amran

“Kami sudah mengirim seluruh merek yang tidak sesuai atau melanggar,” ujar Amran pada Jumat (18/7/2025).

Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa produsen beras yang terbukti curang wajib segera menghentikan aktivitasnya dan menyesuaikan diri dengan regulasi yang berlaku.

“Produsen beras oplosan kami minta segera menyesuaikan dengan regulasi,” tegasnya.

Pemeriksaan

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri telah memeriksa 25 produsen dan distributor beras. Mereka diduga melakukan pengoplosan dan manipulasi takaran beras. Pemeriksaan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Polri dan Kementan, termasuk uji laboratorium terhadap sampel beras dari berbagai daerah.

“Prosesnya hingga saat ini masih terus berlangsung,” kata Listyo.

Ia juga memastikan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara transparan dan tuntas bagi pihak-pihak yang terbukti bersalah.

Selain itu, Kepala Satgas Pangan Polri Brigadir Jenderal Helfi Assegaf menyebutkan bahwa 22 saksi telah dimintai keterangan. Mereka berasal dari enam perusahaan dan delapan merek beras kemasan ukuran lima kilogram. Pemeriksaan akan berlanjut terhadap 25 pemilik merek lainnya dalam waktu dekat.

Berikut ini adalah daftar perusahaan dan merek beras yang tengah diperiksa oleh tim gabungan Kementan dan Polri, berdasarkan wilayah pengambilan sampel:

1. Wilmar Group

Sampel dari: Aceh, Lampung, Sulawesi Selatan, Jabodetabek, Yogyakarta

  • Sania

  • Sovia

  • Fortune

  • Siip

2. PT Food Station Tjipinang Jaya

Sampel dari: Sulsel, Kalsel, Jabar, Aceh

  • Alfamidi Setra Pulen

  • Beras Premium Setra Ramos

  • Beras Pulen Wangi

  • Food Station

  • Ramos Premium

  • Setra Pulen

  • Setra Ramos

3. PT Belitang Panen Raya

Sampel dari: Sulsel, Jateng, Kalsel, Jabar, Aceh, Jabodetabek

  • Raja Platinum

  • Raja Ultima

4. PT Unifood Candi Indonesia

Sampel dari: Jabodetabek, Jateng, Sulsel, Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *