Proses Identifikasi Korban
Jenazah Florencia juga berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri melalui pencocokan sidik jari dan data gigi. Kepala Pusat Identifikasi Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi, menyebut kondisi jenazah relatif masih memungkinkan dilakukan identifikasi ilmiah.
“Sidik jari jempol tangan kiri korban dibandingkan dengan data pembanding yang dimiliki tim,” jelasnya.
Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan korban perempuan di lereng curam Gunung Bulusaraung, sekitar 100 meter dari titik jatuhnya pesawat, dengan name tag yang mengarah pada identitas Florencia Lolita Wibisono.
Kepergian Florencia Lolita Wibisono bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia penerbangan Indonesia—seorang pramugari Katolik yang mendedikasikan hidupnya untuk keselamatan dan pelayanan di udara hingga akhir hayatnya.






