Ilmu Fardhu ‘Ain
Gus Baha kemudian menjelaskan perbedaan antara etika pada perkara sunah dan etika yang berhadapan langsung dengan ilmu fardhu ‘ain. Jika etika berbenturan dengan kewajiban pokok, maka yang harus diutamakan adalah ilmu.
Ia memberi contoh dalam kehidupan keluarga. Gus Baha memperbolehkan istri, anak, bahkan para pengurus rumah untuk membangunkannya kapan saja jika ada urusan penting, terlebih jika menyangkut kesehatan ibu. “Jangan sampai karena alasan etika, ibu sakit dibiarkan menunggu sampai subuh. Itu fatal,” tegasnya.
Dalam hal ini, menjaga keselamatan dan nyawa orang tua merupakan perintah ilmu yang tidak boleh dikalahkan oleh rasa sungkan.
Selain itu, Gus Baha juga menyoroti etika simbolik yang sering berkembang di masyarakat, seperti anggapan bahwa anak kiai tidak pantas menonton televisi. Menurutnya, logika semacam ini perlu diuji secara ilmiah.
“Kalau tidak menonton di rumah, dia akan menonton di rumah tetangga. Pertanyaannya, mana yang lebih baik? Mengganggu tetangga atau tetap di rumah bersama orang tuanya?” jelasnya. Karena, baginya, memaksakan etika tanpa dasar ilmu justru berpotensi melahirkan persoalan baru.
Ilmu Lebih Objektif
Dalam pengajian tafsir QS. Al-Hujurat ayat 1–5, Gus Baha juga kembali menegaskan bahwa dalam tradisi keilmuan Islam, ilmu bersifat lebih objektif dibanding adab. Ia mencontohkan sikap Sayidina Ali yang berjalan di depan Rasulullah pada malam hari untuk mengantisipasi bahaya.
Secara etika, berjalan di depan Rasulullah bisa dianggap kurang sopan. Namun secara ilmu dan pertimbangan keselamatan, hal tersebut justru menjadi tindakan yang benar.
“Itu bukti bahwa dalam bab-bab tertentu, ilmu memang harus di atas adab,” kata Gus Baha.
BACA JUGA: Bukan dengan Barak Militer, Begini Cara Mendidik Anak Nakal Menurut Ajaran Islam
Melalui berbagai contoh tersebut, Gus Baha mengajak umat Islam untuk lebih jernih dalam memahami ajaran agama. Etika tetap memiliki kedudukan penting, namun tidak boleh mengalahkan ilmu, terutama dalam perkara yang menyangkut kewajiban, kemaslahatan, dan keselamatan.






